Minggu, 16 Desember 2018

4C CIPTADENT



1.   Pendahuluan
Perkembangan zaman saat ini menuntut berbagai macam persoalan dari seluruh lini kehidupan, tidak terkecuali untuk para pelaku bisnis. Dunia yang semakin global membuat persaingan semakin ketat untuk dapat bertahan dan bersaing dengan banyaknya perusahaan-perusahaan yang lahir saat ini.
Untuk dapat bersaing dan mempertahakan eksistensi perusahaan, maka setiap perusahaan wajib untuk mengetahui tentang strategi promosi dan pemasaran yang ada untuk meningkatkan profit dan kepercayaan dari para customers di tengah-tengah persaingan global. Pasta gigi Ciptadent yang mulanya hadir di Jepang, sejak tahun 1989 telah hadir dan menjadi salah satu pasta gigi yang ternama di Indonesia.
Kesuksesan yang diraih oleh Ciptadent tidak datang begitu saja, namun melalui usaha yang keras sejak awa kemunculannya di Inonesia tahun 1989. Dalam materi kali ini, saya akan membahas 4C (Consumer Solution, Cost to consumer, Convience, Communication) yang merupakan bagian dari pengamatan konsumen.
2.   Pembahasan
a.   Latar Belakang Ciptadent
Selama 120 tahun, LION JAPAN telah hadir sebagai pasta gigi No 1 di Jepang dengan spesialisasi merawat gigi. Sudah menjadi rahasia umum kalau kehidupan di Jepang terjaga kualitasnya karena perawatan gigi menjadi salah satu hal yang sangat diperhatikan sejak dini. Tercatat pada tahun 1948 telah ditemukan pasta gigi dengan kandungan Flouride. Kemudian di 1982, menyusul penemuan pasta gigi dengan plague gerading enzyme “Dextranase”.
Hadir di Indonesia tahun 1989, Ciptadent tidak melupakan akarnya sebagai produk perawatan gigi yang dicintai banyak keluarga di Jepang, dan di Indonesia Ciptadent siap menjadi favorit para keluarga dengan terus melakukan inovasi-inovasi terbaik. Ciptadent telah menemukan empat inovasi dalam bahan pasta giginya. Tahun 2003, Double Flouride dan Calcium ditambahkan ke bahan utama pasta gigi, disusul dengan Multivitamin dan Micro Active Foam di tahun 2005. Dua bahan ini bekerja aktif secara dinamis untuk membersihkan gigi sampai ke sela-selanya. Tahun 2007, Xylitol ditambahkan untuk membantu mencegah gigi berlubang, dan yang terbaru adalah penambahan IPMP di tahun 2009, yang berfungsi menjaga kesegaran napas lebih lama.
Di tahun 2014, Ciptadent memantapkan brand image-nya sebagai pasta gigi perawat kesehatan gigi keluarga dengan menghadirkan tiga produk terbaru.
Ciptadent MAXI 12 yang hadir dengan tiga varian (Fresh Spring Mint, Cool Spring Mint, dan Spearmint) memiliki bahan-bahan utama yang membantu menguatkan gigi, menjaga kesehatan gigi hingga ke sela-selanya, dan menjaga kesegaran napas lebih lama.
Ciptadent MAXI White adalah produk yang dispesifikasikan untuk membuat gigi terlihat lebih putih berkilau melalui kandungan Zeolite-nya yang telah dikembangkan oleh Lion Japan dan telah diuji secara klinis dapat membersihkan dan membuat gigi terlihat putih berkilau secara merata. Bagi yang sering menderita radang gusi, Ciptadent memiliki varian Ciptadent MAXI Herbal, yang mengandung Teh Hijau dan Daun Sirih. Dua bahan ini dapat mengangkat bakteri yang bisa menyebabkan gigi berlubang dan melindungi kesehatan gusi.


b.   Analisis 4C Sebagai Strategi Pemasaran
Menurut Ma’ruf (2008), cara pandang terhadap konsumen yang berubah menyebabkan istilah-istilahpun berubah. Istilah 4P adalah istilah klasik yang muncul puluhan tahun lalu dan sampai sekarang masih sering dikutip karena mudah dan masih tetap relevan. Sekitar tahun 1990, telah muncul istilah, yaitu 4C. Jika 4P dilihat dari kacamata produsen, maka 4C berangkat dari pengamatan atas konsumen. Bauran pemasaran 4C akan dijelaskan dengan tabel di bawah ini.

Bauran Pemasaran
Sudut pandang produsen 4P
Sudut pandang konsumen 4C
Produk (product)
Jalan keluar masalah konsumen (cunsumer solutions)
Harga (price)
Biaya kepada pelanggan (cost to consumer)
Tempat (place)
Menyenangkan, nyaman untuk memperoleh produk (convience)
Promosi (promotion)
Komunikasi dari perusahaan kepada pelanggannya (communication)
Sumber : Ma’ruf (2008: 36)

3.   Analisis 4C Ciptadent
a.   Consumer Solutions
Dalam hal ini, consumer solutions merupakan bauran dari produk. Dimana sebuah produk merupakan suatu tawaran pasar. Sedangkan dari segi konsumen produk berarti sebuah jalan keluar untuk menyelesaikan masalah mereka. Dalam hal ini, Ciptadent masih menjadi solusi bagi para konsumen untuk menyelsaikan masalah mulut dan gigi. Terhitung sejak tahun 2012, Ciptadent menempati urutan kedua dari empat pesaingnya dengan presentase 7,6%. Dan mengalami kenaikan yang drastis pada tahun 2013 dengan presentase 9,1% dan hampir menyaingi Pepsodent. Namun pada tahun 2014 menempati urutan ketiga dari empat pesaing yang ada dengan presentase 6,4% dari total penjualan yang ada (sumber :  http://www.topbrand-award.com/top-brand-survey/survey-result/top_brand_index_2014). Berdasarkan hasil riset sejak tahun 2012 sampai dengan 2014, Ciptadent mengalami kenaikan dan penurunan dalam jangka waktu tiga tahun. Hal ini dikarenakan banyaknya pesaing baru yang memunculkan varian pasta gigi yang lebih beragam untuk menyelesaikan masalah mulut dan gigi.

b.   Cost to consumer
Jika harga bagi produsen merupakan sebuah nilai yang akan didapatkan jika produk terjual, lain hal nya dengan konsumen. Konsumen menganggap bahwa harga adalah biaya yang harus mereka keluarkan untuk mendapatkan sebuah produk. Berikut merupakan harga Ciptadent di Giant :



Harga diatas merupakan harga yang harus dikeluarkan oleh konsumen untuk mendapatkan Ciptadent. Dengan harga yang relativ terjangkau jika dibandingkan dengan pesaingnya, dikarenakan varian dari Ciptadent yang memang kurang lengkap untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

c.   Convience
Bagi produsen, tempat merupakan sebuah cara untuk mendekatkan produk kepada konsumen dengan jumlah dan tempat yang tepat. Sedangkan menurut konsumen, kenyamanan dan kemudahan untuk mendapatkan produk turut menjadi faktor utama pelanggan memilih produk tersebut. Dalam hal ini, Ciptadent menempatkan produknya mulai dari di toko kelontong, swalayan hingga e-commers yang ada di Indonesia. Hal ini menjadi sebuah nilai tambah untuk Ciptadent karena telah menyebarkan produknya ke seluruh tempat yang dapat dengan mudah ditemui oleh konsumen.

d.   Communication
Bagi produsen, komunikasi merupakan cara produsen untuk memberitahukan kepada konsumen tentang produknya, mempersuasi pelanggan agar membeli produk dan juga mengingatkan konsumen agar tidak melupakan produk tersebut. Sedangkan menurut konsumen, komunikasi merupakan cara produsen untuk berkomunikasi dengan pelanggan. Hal ini dibuktikan dengan mudahnya mencari berbagaimacam produk Ciptadent serta keleluasaan konsumen untuk mencari tahu tentang Ciptadent melalui akun-akun resmi mereka seperti Twitter @CiptadentID dan juga website resmi mereka ciptadent.co.id.

4.   Penutup
a.   Kesimpulan
Ciptadent merupakan salah satu produk pasta gigi yang ada di Indonesia yang masih mendapatkan keperayaan dari para pelanggannya sejak tahun 1989 meskipun semakin banyak pesaing yang muncul dengan berbagai keunggulan yang ada. Hal ini dikarenakan Ciptadent tetap menjaga hubungan yang baik dengan konsumennya melalui akun-akun resmi dan terus melakukan berbagai kegiatan yang dapat menunjang loyalitas pelanggan kepada Ciptadent.

DAFTAR PUSTAKA :
http://www.topbrand-award.com/top-brand-survey/survey-result/top_brand_index_2014

AIDA - CIPTADENT

  • Attention
Tahap awal dimana konsumen menyadari suatu produk dari brand suatu perusahaan.
Contohnya yaitu Ciptadent yang memiliki Headline yaitu Maxi 12 Plus, Ciptadent sendiri tidak menjelaskan secara detail maksud dari dari Headlne Maxi 12 Plus, hanya menjelaskan dan memberikan statement bahwa Ciptadent yang dapat melakukan perawatan gigi luar hingga dalam, dan menjaga kebersihan dan kesehatan yang lebih extra yang tentunya dapat diandalkan oleh konsumen.

  • Interest
Tahap ini konsumen mulai tertarik dan mempelajari manfaat dari produk-produk tersebut.
Dari attention yang dibangun oleh Headline, Maxi 12 Plus, manfaat yang disuguhkan oleh Ciptadent adalah dapat menjaga gigi bersih luar dalam, mencegah plak, dan mencegah gigi berlubang, yang dapat digunakan setelah sarapan dan makna malam yang efektif untuk membersihkan sekaligus menutrisi gigi dan gusi dengan kandungan kalsium, multivitamin A, C, E, Xylitol, serta kandungan anti bakteri IPMP.

  • Desire
Dalam tahap ini, konsumen mulai memiliki keinginan untuk membeli produk tersebut.
dan dalam tahap ini, ada hal yang menjanjikan bagi konsumen, sehingga sampai menimbulkan keinginan untuk membeli produk tersebut. Dengan Headline yang dibangun oleh Ciptaden, Maxi 12 Plus, serta manfaat dan kegunaan yang disuguhkan oleh Ciptadent, membuat menimbulkan keinginan konsumen untuk membeli produk Ciptadent.

  • Action 
Merupakan tahap akhir dimana konsumen melakukan pembelian. Pembelian pertama dapat dikatakan tahap ini adalah tahap Trial dimana konsumen akan memutuskan apakah selanjutnya menggunakan produk tersebut lagi atau malah berganti produk. Setelah membeli produk Ciptadent, dan melalui tahap trial, konsumen akan menentukan akan membeli kembali produk Ciptadent dengan pertimbangan rasa, harga, manfaat, dsb, atau malah berganti produk dan tidak membeli produk Ciptadent lagi.

Berikut saya lampirkan beberapa foto-foto produk Ciptadent yang dijual di Alfamidi




AIDA - PEPSODENT


  • Attention
Tahap awal dimana konsumen menyadari suatu produk dari brand suatu perusahaan.
Pepsodent yang merupakan brand pasta gigi tertua di Indonesia, menurut saya berhasil melakukan tahap Attention, dimana Pepsodent dapat menciptakan Headline yang menarik untuk konsumen, dengan membaca Headline tersebut dan menarik minat konsumen untuk menaruh perhatian pada produk, karena headline yang tertera. Headline yang diusung Pepsodent adalah

Action 123
1 Pencegah Gigi Berlubang
2 Gigi Tampak Putih
3 Nafas Segar


  • Interest
Tahap ini konsumen mulai tertarik dan mempelajari manfaat dari produk-produk tersebut.
Dari attention yang dibangun oleh Headline, produk Pepsodent menghasilkan interest atau ketertarikan konsumen terhadap manfaat atau kegunaan yang dimiliki oleh Pepsodent. Manfaat-manfaat yang dapat dipelajari dan akan didapat konsumen dari Pepsodent yaitu dari komposisi  Pepsodent sendiri mengandung Pro-Flouride dan Kalsium aktif untuk perlindungan terhadap gigi berlubang, kandungan Perlite untuk mengangkat noda sehingga gigi tampak lebih putih alami, rasa fresh mint untuk nafas yang lebih segar.


  • Desire
Dalam tahap ini, konsumen mulai
memiliki keinginan untuk membeli produk tersebut.
dan dalam tahap ini, ada hal yang menjanjikan bagi konsumen, sehingga sampai menimbulkan keinginan untuk membeli produk tersebut. Dalam Pepsodent, karena terdapat 3 manfaat dalam 1 pasta gigi, sehingga menimbulkan keinginan untuk dibeli oleh konsumen-konsumennya.


  • Action 
Merupakan tahap akhir dimana konsumen melakukan pembelian. Pembelian pertama dapat dikatakan tahap ini adalah tahap Trial dimana konsumen akan memutuskan apakah selanjutnya menggunakan produk tersebut lagi atau malah berganti produk.
Setelah memiliki keinginan untuk membeli Pepsodent, konsumen pasti melewati tahap trial, dimana ada pertimbangan yang mereka pikirkan, suka atau tidak suka, cocok atau tidak, dsb, sehingga mereka dapat memutuskan untuk membeli dan menggunakan Pepsodent lagi dikemudian hari, atau berganti produk.

Berikut beberapa foto Produk Pepsodent yang ada di Alfamidi.

 


ANALISIS SWOT PEPSODENT DAN CIPTADENT

Analisis SWOT



 Pepsodent


Strength
Weakness
- brand tertua di indonesia
- harga relatif terjangkau
- banyak variasi
- mudah didapat
-di sponsori  oleh FDI

- kurang murah
- banyak nya varian membuat pelanggan menjadi bingung
- Beberapa konsumen menjadi bingung karena tidak bisa membedakan iklan president yang terdiri dari beberapa jenis
Opportunity
Thereath
- tingkat loyalitas pepsodent tinggi sehinnga konsumen pepsodent unggul
- banyaknya pesaing dengan brand-brand yang lain





Ciptadent


Strength
Weakness
- harga terjangkau
- Brand ciptadent hadir dengan kemasan yang mudah di ingat
- Memberikan beasiswa kepada pelajar SD dan SMP
- kurang nya promesi di media tv
- Iklan ciptadent belum memiliki ciri khusus

Opportunity
Thereath
- konusmen mulai tertarik dengan kemasan baru ciptadent
- lebih lamabat dari pada pepsodent untuk mengeluarkan variasi terbaru

Senin, 10 Desember 2018

PEPSODENT 4P's

Pepsodent adalah salah satu brand pasta gigi dari Unilever. Kalian tau ga? Ternyata Pepsodent merupakan produk pasta gigi tertua di Indonesia loh. Pepsodent pertama kali diluncurkan pada tahun 1920-an di Inggris, kemudian produk ini menyebar ke negeri-negeri jajahannya yang salah satunya adalah Indonesia (sekitar dasawarsa 1930-an). Dan saat ini Pepsodent menjadi pasta gigi terkenal dan tertua di Indonesia dan kerap menjadi salah satu brand yang digemari masyarakat.


Produk :

  • Pepsodent White Pencegah Gigi Berlubang
  • Pepsodent Fresh Cool Mint
  • Pepsodent Whitening
  • Pepsodent Herbal
  • Pepsodent Mouth Wash
  • Pepsodent Action 123
  • Pepsodent White Now
  • Pepsodent Expert Protection
  • Pepsodent Active White
  • dll.

Price :

Kami telah melakukan riset di beberapa tempat dan hasilnya harga Pepsodent di tiap tempat berbeda-beda. Berikut tabel harganya :


Varian Produk
Ukuran
Harga Tertinggi
Harga Terendah
Original
25gr
1.730
1.730
75gr
4.115
5.200
120gr
6.450
7.500
190gr
10.165
10.900
225gr
12.700
12.900
Expert Protection
65gr
11.700
13.300
160gr
26.370
29.100
Action 123
75gr
5.700
7.300
190gr
16.610
18.500
Herbal
75gr
7.420
8.900
120gr
8.900
11.200
190gr
17.015
18.700
Cool Mint
160gr
9.620
9.620
3X Aksi

16.300
17.300
Lain-lain

Place :

Pepsodent dapat ditemukan di warung, minimarket dan supermarket terdekat.


Promotion :


- Iklan pepsodent sering muncul dalam beberapa media, seperti televisi dan new media (Iklan youtube).
  Selain itu Pepsodent juga melakukan promosi adv.
- Pepsodent melakukan beberapa serangkaian kegiatan/event yaitu:
   BKGN (Bulan Kesehatan Gigi Nasional) yang dilakukan setiap tahunnya
   Demonstrasi bagaimana cara menyikat gigi yang baik dan benar di sekolah-sekolah dasar serta pemeriksaan
   gigi gratis.
   Pepsodent Sahur Amal